Cara Isi Token Listrik: Penjelasan Detil dan Cara Membelinya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Cara isi token listrik cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Pada tulisan ini kita bakal membahas gimana proses mendapatkan kode token hingga langkah memasukkannya ada meter prabayar. Kita juga bakal membahas berapa KWH nan didapatkan setelah mengisi token.

Akan ada perbedaan seseorang nan menggunakan listrik dengan daya 900 watt jangan mereka nan menggunakan 1300 watt ke atas. Simak selengkapnya cara isi token listrik di bawah ini.

Tagihan Listrik

Mengenal Token Listrik

Saat ini ada dua jenis meter listrik nan digunakan di Indonesia. Pertama adalah meter listrik pasca bayar dan kedua adalah meter listrik prabayar.

Meter listrik pasca bayar adalah perangkat untuk mengukur berapa banyak penggunaan daya listrik dalam 1 bulan. Biasanya bakal ada biaya beban serta pajak lain seperti pajak penerangan jalan (PPJ) dan biaya nan dihabiskan dalam satu bulan dari KWH nan terpakai.

Kedua adalah meter listrik prabayar. Pada meter listrik ini Anda kudu memasukkan token nan mirip sekali dengan pulsa pada ponsel. Kau kan inilah nan bakal dikonversi menjadi KWH untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Token listrik adalah perangkat nan digunakan untuk mengisi daya listrik nan bakal digunakan. Apabila tidak diisi secara rutin, secara otomatis listrik tidak bakal bisa digunakan lantaran tidak ada kuota untuk menggunakan daya.

Cara Membeli Token Listrik

Sebelum menggunakan token listrik Anda kudu membeli terlebih dahulu. Saat ini jenis token nan tersedia di luar sana mulai dari Rp20.000 hingga nan paling tinggi Rp1.000.000. biasanya untuk melakukan pembelian Anda bisa datang langsung ke bagian PLN terdekat alias bisa ke counter.

Untuk memudahkan proses pembelian Anda disarankan menggunakan website Bhinneka. Di sana ada produk digital berupa token listrik nan bisa dibeli sesuai dengan kebutuhan. Ikuti langkah di bawah ini untuk melakukan pembelian.

Beli Token Listrik
  • Buka laman beli token listrik Bhinneka terlebih dahulu, andaikan Anda belum mempunyai akun di sana disarankan untuk melakukan proses pendaftaran. Selanjutnya login.
  • Pilih pada bagian produk digital.
  • Pilih produk Token Listrik.
  • Masukkan nomor meter prabayar yang Anda miliki. Masukkan dengan betul jangan sampai salah lantaran bisa saja tidak bisa digunakan kode nan keluar.
  • Setelah memasukkan bakal muncul nama dari pemilik atau orang nan terdaftar pada meter prabayar itu.
  • Apabila sudah setuju Anda bisa memilih nominal.
  • Lakukan proses pembayaran seperti biasa dengan langkah transfer.
  • Setelah terverifikasi Anda bakal mendapatkan kode token yang jumlahnya ada 20 digit.
  • Catat kode tersebut untuk digunakan saat memasukkan pada meter prabayar.

Cara Isi Token Listrik

Jika Anda sudah mendapatkan 20 digit token setelah melakukan pembelian. Ikuti langkah dibawah ini untuk menggunakan token tersebut pada meter listrik prabayar.

  • Pastikan saat melakukan pembelian Anda sudah memasukkan nomor meter listrik nan benar sesuai dengan nan bakal Anda pakai.
  • Catat alias bisa langsung Anda ketikkan 20 digit kode token pada meter prabayar nan dimiliki.
  • Cek kembali apakah kode yang dimasukkan sudah benar. Apabila terjadi kesalahan Anda kudu mengulanginya lagi dari awal.
  • Jika sudah betul Anda bisa menekan tombol enter untuk memasukkan kode dan sistem bakal segera melakukan verifikasi.
  • Apabila sukses bakal ada notifikasi nan menyatakan kode tersebut benar dan jumlah KWH ditambahkan.

Pengisian token listrik secara umum menggunakan langkah diatas. Apabila ada pengguna nan menggunakan meteran listrik prabayar dengan jenis nan berbeda, kemungkinan caranya bakal tetap sama.

Apabila token listrik nan sudah dibeli tidak bisa digunakan, ada baiknya segera melakukan komplain ke pihak PLN. Tanyakan kenapa kode tersebut tidak bisa digunakan padahal Anda baru saja membeli dan belum digunakan sama sekali.

Biaya Administrasi dan Pajak

Membeli token listrik biasanya harganya condong lebih mahal dari nilai nan diberikan.

Selain itu juga ada biaya lain nan bakal dikurbankan semisal biaya untuk pembelian materai. Untuk mengetahui lebih jelas tentang biaya manajemen dan juga pajak saat pembelian token listrik, simak selengkapnya di bawah ini.

  1. Biaya manajemen

Saat melakukan pembelian token listrik biasanya bakal ada biaya administrasi. Besarnya bervariasi mulai dari Rp2.500 hingga Rp5.000. Tergantung kebijakan penjual alias pengecer dari token listrik nan Anda gunakan untuk membeli.

Apabila Anda membeli dengan tambahan biaya manajemen umumnya token listrik nan didapatkan bakal standar. KWH nan didapatkan merupakan hasil konvensi nan senilai dengan apa nan sudah Anda beli.

Beberapa token mempunyai nilai nan sama dengan nominalnya. Biasanya nilai tersebut sudah termasuk dengan biaya manajemen sehingga saat digunakan nilai nan didapat bakal jauh lebih kecil.

Biasanya ada selisih beberapa KWH sesuai dengan biaya manajemen nan dikenakan. Semakin besar biaya manajemen nan diberikan oleh penjual bakal semakin besar pula potongan KWH nan didapatkan.

  • Biaya materai

Apabila Anda membeli listrik dengan nilai token di bawah Rp200.000, kemungkinan besar tidak bakal ada biaya materai nan kudu dibayarkan. Emangnya bakal tetap sama ditambahkan dengan biaya manajemen sesuai dengan kebijakan.

Apabila Anda membeli nilai di atas Rp200.000 kemungkinan bakal dikenakan bea materai sekitar Rp3.000. selanjutnya jika di atas 1 juta biaya materai bakal dikenakan sekitar Rp6.000.

Iya tersebut tetap belum termasuk dengan biaya manajemen nan juga kudu dibayarkan. Kamu kenapa ya manajemen bakal berasosiasi dengan nilai token sehingga bakal ada pengurangan KWH.

  • Pajak penerangan jalan

Pada beberapa wilayah bakal ada kebijakan pajak penerangan jalan alias PPJ nan dibebankan pada seluruh pengguna listrik di apa itu. Baik pengguna pasca bayar alias prakarya menggunakan token bakal dibebankan biaya sekitar 1,5-2,4%.

Berapa Banyak KWH nan Didapatkan?

Meski sama-sama membeli token dengan nilai Rp50.000. KWH nan didapatkan oleh seseorang dengan nan lain bisa saja mengalami perbedaan. Hal ini disebabkan adanya perbedaan daya listrik nan digunakan di rumah.

Semakin besar daya listrik nan digunakan biaya 1 KWH bakal semakin tinggi. Untuk mengetahui berapa KWH nan didapatkan simak beberapa poin di bawah ini.

  • 900 watt nilai 1 KWH: Rp1.352.
  • 1300 watt nilai 1 KWH: Rp1.440,70.
  • 2200 watt nilai 1 KWH: Rp1.440,70.
  • 3500 watt nilai 1 KWH: Rp1.440,70.
  • 6600 watt nilai 1 KWH: Rp1.440,70.

Harga untuk 2200 watt bisa saja mengalami kenaikan nan sesuai dengan kebijakan dari PLN.

Demikian langkah isi token listrik nan rupanya sangat mudah untuk dilakukan. nan paling krusial Anda sudah mempunyai 20 digit kode nan didapatkan saat melakukan isi ulang. Kode itu kudu dimasukkan dengan tepat agar tidak terjadi. Kode hanya bisa digunakan untuk satu kali saja.

Anda bisa membeli produk token listrik di situs Bhinneka. Selain membeli produk digital, Anda juga bisa membeli beragam produk untuk kepentingan bisnis. Bhinneka menyediakan stok produk nan cukup sehingga Anda bisa membeli dalam jumlah banyak sesuai dengan kebutuhan.

Selengkapnya
Sumber Info Tekno Bhinneka
Info Tekno Bhinneka