Cara Membuat RDP Multi User dengan Windows Server

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

Remote Desktop Protocol (RDP) adalah fitur krusial dalam sistem operasi Windows Server nan memungkinkan pengguna untuk mengakses server dari jarak jauh. Dalam skenario upaya alias pengelolaan sistem, sering kali dibutuhkan akses oleh lebih dari satu pengguna secara bersamaan. Untuk itu, konfigurasi RDP Multi User menjadi solusi efisien agar banyak pengguna bisa mengakses server secara paralel. Artikel ini bakal membahas langkah-langkah komplit membikin RDP Multi User di Windows Server.

Apa Itu RDP Multi User?

RDP Multi User adalah konfigurasi di mana beberapa pengguna dapat mengakses satu server Windows secara berbarengan melalui hubungan remote desktop. Fitur ini sangat berfaedah untuk perusahaan, lembaga pendidikan, maupun organisasi lain nan mau memaksimalkan penggunaan satu server oleh banyak staf alias pengguna.

Secara default, Windows Server mendukung hubungan multiple users. Namun, untuk penggunaan nan legal dan optimal, ada beberapa konfigurasi serta lisensi nan perlu dipenuhi.

Persiapan Sebelum Konfigurasi

Sebelum mulai, pastikan Anda sudah menyiapkan hal-hal berikut:

  1. Windows Server 2016/2019/2022 – Versi nan umum digunakan untuk konfigurasi RDP Multi User.
  2. Akses Administrator – Anda kudu mempunyai kewenangan akses admin pada server.
  3. Koneksi Internet Stabil – Untuk mengunduh perizinan dan pembaruan.
  4. Lisensi RDS (Remote Desktop Services CALs) – Diperlukan agar lebih dari dua pengguna dapat terhubung secara berbarengan secara legal.

Catatan: Windows Server tanpa lisensi RDS hanya mengizinkan dua hubungan remote desktop berbarengan secara default.

Integrasi Domain dengan Google Workspace

Langkah-Langkah Membuat RDP Multi User

1. Instal Remote Desktop Services (RDS)

  1. Buka Server Manager.
  2. Klik Manage > Add Roles and Features.
  3. Pilih Role-based or feature-based installation.
  4. Pilih server nan mau Anda konfigurasi.
  5. Di bagian Server Roles, centang Remote Desktop Services.
  6. Klik Next hingga selesai dan lakukan instalasi.

Setelah instalasi selesai, restart server jika diminta.

2. Tambahkan Peran RDS (Deployment)

  1. Kembali ke Server Manager, klik Remote Desktop Services di sisi kiri.
  2. Pilih Quick Start jika ini pertama kali Anda mengatur RDS.
  3. Pilih Session-based desktop deployment.
  4. Pilih server nan bakal digunakan untuk:
    • RD Connection Broker
    • RD Web Access
    • RD Session Host
  5. Ikuti wizard hingga selesai dan restart jika diperlukan.

3. Konfigurasi Licensing Mode

Setelah peran sukses diinstal, Anda kudu mengatur mode lisensi:

  1. Masuk ke Remote Desktop Licensing Manager.
  2. Tambahkan server nan mau Anda gunakan.
  3. Klik kanan pada nama server > Activate Server.
  4. Ikuti wizard aktivasi dan tentukan jenis lisensi:
    • Per User alias Per Device.

Setelah aktivasi, Anda perlu menginstal RDS CALs (Client Access Licenses) nan sudah Anda beli secara resmi.

4. Tambahkan Pengguna Baru

Agar banyak pengguna bisa terhubung, buat akun pengguna tambahan:

  1. Buka Computer Management > Local Users and Groups > Users.
  2. Klik kanan > New User.
  3. Masukkan nama, password, dan pengaturan lainnya.
  4. Setelah dibuat, tambahkan ke grup Remote Desktop Users:
    • Klik kanan pengguna > Properties > Member Of > Add > ketik Remote Desktop Users.

5. Konfigurasi Firewall dan Port

Pastikan firewall server tidak memblokir port default RDP (TCP 3389):

  1. Buka Windows Defender Firewall.
  2. Klik Advanced Settings > Inbound Rules.
  3. Pastikan patokan Remote Desktop – User Mode (TCP-In) diaktifkan.

Jika Anda mau menggunakan port selain 3389, ubah registry di:

HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Terminal Server\WinStations\RDP-Tcp\PortNumber

Ubah dalam format Decimal dan restart server.

6. Uji Koneksi Multi User

Coba hubungkan dua alias lebih hubungan remote desktop menggunakan akun nan berbeda:

  • Gunakan aplikasi Remote Desktop dari Windows/macOS.
  • Masukkan IP alias hostname server dan login dengan akun berbeda.

Jika semua pengguna bisa login secara berbarengan tanpa menggantikan sesi pengguna lain, maka konfigurasi berhasil.

Tips dan Catatan Penting

  • Gunakan Windows Server, bukan Windows 10/11, lantaran jenis desktop tidak mendukung RDP Multi User secara legal tanpa modifikasi nan melanggar ketentuan Microsoft.
  • RDS CALs wajib dimiliki untuk penggunaan komersial dan skala besar.
  • Hindari penggunaan software pihak ketiga untuk memodifikasi pemisah sesi lantaran dapat membahayakan keamanan dan melanggar EULA Microsoft.

Kesimpulan

Membuat RDP Multi User dengan Windows Server adalah solusi efisien untuk memaksimalkan satu server agar dapat diakses oleh banyak pengguna secara bersamaan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan memastikan lisensi RDS CALs nan sah, Anda dapat membangun lingkungan kerja nan produktif dan terpusat. Pastikan juga untuk terus memantau penggunaan dan keamanan sistem untuk mencegah akses tidak sah.

Selengkapnya
Sumber Info Panduan Teknologi Dewabiz
Info Panduan Teknologi Dewabiz