Faqihah Husnul Follow Faqihah Husnul Khatimah adalah SEO Writer dengan pengalaman 2+ tahun menciptakan konten informatif dan persuasif untuk beragam industri, termasuk teknologi. Bersama GudangSSL, berkomitmen untuk membantu Anda menemukan sertifikat SSL terbaik dan terpercaya.
November 22, 2024 2 min read
Keamanan website adalah prioritas utama. Anda tentu tidak mau ‘kan info visitor website Anda dicuri alias disalahgunakan?
Nah, salah satu langkah efektif melindungi website adalah dengan menggunakan SSL.
Namun, punya SSL aja tidak cukup. Anda juga perlu update SSL secara berkala.
Di tulisan ini, kami bakal memandu Anda langkah demi langkah langkah mudah pembaruan SSL di CPanel.
Simak selengkapnya, ya, GudPeople!
Hal nan Harus Disiapkan
Sebelum memulai, pastikan Anda sudah punya:
- Akses ke cPanel: Anda memerlukan username dan password untuk login ke cPanel hosting-mu.
- Sertifikat SSL baru: Ini bisa Anda dapatkan dari penyedia SSL seperti Let’s Encrypt, Comodo, alias Sectigo. Biasanya berupa file .crt dan .key. GudangSSL juga menyediakan sertifikat SSL dari beragam brand ternama, lho!
Cara Update SSL di Cpanel!
1. Login ke cPanel
Buka browser dan masukkan alamat cPanel hosting (biasanya namadomain.com/cpanel). Masukkan username dan password, lampau klik “Log In”.
Login CPanelDi dashboard cPanel, cari menu “SSL/TLS” alias nan serupa.
Letaknya bisa berbeda tergantung penyedia hosting, tapi biasanya ada di bagian “Security” alias “Advanced”.
Menu Security >> SSL/TLS3. Kelola Sertifikat SSL
Di bagian “SSL/TLS”, cari opsi untuk mengelola sertifikat. Biasanya ada pilihan seperti “Manage SSL sites”, “Install and Manage SSL for your site(HTTPS)”, alias “SSL Certificates”.
Pilih “Install and Manage SSL for Your Site (HTTPS)”4. Update Sertifikat
Pilih nama domain nan mau Anda pembaruan sertifikat SSL-nya.
Anda bakal memandang kolom untuk memasukkan sertifikat baru. Buka file .crt, copy isinya, lampau paste ke kolom “Certificate (CRT)”.
Update Sertifikat SSLBuka file .key, copy isinya, dan paste ke kolom “Private Key”.
Kolom Private Key dan CA BundleAgar lebih mudah, beberapa cPanel punya fitur “Autofill” nan otomatis mengisi kolom “Certificate Authority Bundle (CABUNDLE)”.
Jika tidak ada, Anda perlu mendapatkan file CABUNDLE dari penyedia SSL dan memasukkannya manual.
6. Install Sertifikat
Setelah semua kolom terisi, klik tombol “Install Certificate”.
7. Verifikasi Instalasi
Setelah proses instalasi selesai, periksa apakah SSL sudah terpasang dengan benar.
Anda bisa pakai tool online seperti SSL Checker untuk memastikannya.
Kapan Harus Update SSL?
Sertifikat SSL umumnya mempunyai masa bertindak tertentu, biasanya satu tahun.
Anda kudu memperbarui SSL sebelum masa berlakunya habis.
Ini beberapa tanda nan menunjukkan bahwa Anda kudu segera pembaruan SSL:
- Mendekati Tanggal Kedaluwarsa: Pantau tanggal kedaluwarsa sertifikat SSL. Biasanya, penyedia SSL bakal mengirimkan email pemberitahuan sebelum masa bertindak habis.
- Peringatan Browser: Browser bakal menampilkan peringatan keamanan kepada visitor jika sertifikat SSL website Anda tidak sah alias sudah kedaluwarsa.
- Muncul Pesan Error: Pengunjung mungkin bakal memandang pesan error seperti “Your connection is not private” alias “NET::ERR_CERT_AUTHORITY_INVALID” saat mencoba mengakses website.
- Perubahan Data Website: Jika Anda mengubah nama domain alias info krusial lainnya nan mengenai dengan website, Anda perlu memperbarui sertifikat SSL.
- Setelah Serangan Keamanan: Jika website Anda mengalami serangan keamanan alias terjadi kebocoran data, segera perbarui sertifikat SSL untuk memastikan keamanannya.
Apa nan Terjadi Jika Tidak Update SSL?
1. Website Ditandai Tidak Aman
Begitu SSL kedaluwarsa, browser bakal langsung menampilkan peringatan keamanan nan menyeramkan kepada pengunjung. Bisa berupa pesan error, tanda seru merah di address bar, alias tulisan “Not Secure”.
Jika visitor baru masuk website Anda dan langsung disambut peringatan seperti itu, pasti sebagian besar langsung kabur lantaran takut info mereka dicuri.
2. Rentan Terhadap Serangan Siber
SSL melindungi info nan lampau lalang antara website dan pengunjung.
Jika SSL kedaluwarsa, data-data sensitif seperti password, info kartu kredit, dan info pribadi lainnya bisa dicuri oleh hacker.
Website tanpa SSL juga sah rentan disusupi untuk melakukan phishing. Hacker bisa membikin website tiruan nan mirip dengan website Anda untuk mencuri info pengunjung.
3. Merusak Reputasi dan SEO
Pengunjung bakal enggan mengakses website nan dianggap tidak aman. Begitu pula mesin pencari seperti Google memprioritaskan website nan aman.
Akibatnya, traffic website Anda bisa ambruk drastis.
Website nan tidak kondusif bisa merusak reputasi bisnis. Pengunjung bakal berpikir dua kali untuk berinteraksi dengan website nan tidak bisa menjamin keamanan info mereka.
4. Gangguan Fungsionalitas Website
Beberapa fitur website, terutama nan berangkaian dengan pembayaran online alias login, mungkin tidak bakal berfaedah dengan baik jika SSL kedaluwarsa.
Pengunjung bakal kesulitan mengakses website, apalagi tidak bisa membukanya sama sekali.
Beli + Instalasi SSL Terbaik di GudangSSL!
Bagaimana? Sekarang Anda sudah tahu langkah mudah pembaruan SSL di CPanel, kan?
Beli SSL terpercaya hanya di GudangSSL!
GudangSSL adalah penyedia SSL terlengkap dan terpercaya dengan harga 30% lebih murah dibandingkan nilai dari Certificate Authority.
Jika tetap bingung untuk pemasangan alias pembaruan SSL, kami juga menyediakan layanan instalasi SSL secara Remote 24 Jam dan On Site (kunjungan) langsung ke lokasi. Harga lebih murah dengan pesan SSL sekaligus!
Ingin tahu info lebih lanjut? Hubungi CS kami di WhatsApp sekarang juga!
Tunggu apa lagi? Segera tingkatkan keamanan website Anda dengan GudangSSL!
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·