Cara Redirect Domain dari cPanel, Dijamin Paling Mudah!

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Redirect domain adalah mengarahkan alamat domain ke laman alias situs tertentu. Anda bisa mengarahkannya melalui beberapa cara, baik menggunakan jasa Cloudflare maupun dari cPanel secara langsung.

Cara ini kerap dilakukan agar pemilik website tidak kehilangan traffic saat visitor mengakses URL nan lama.

Nah, jika Anda sedang mencari pedoman mengarahkan domain, tulisan ini bakal membahas cara redirect domain dari cPanel.

Ikuti tutorial ini hingga selesai agar Anda bisa langsung mempraktikannya sendiri!

Kapan Waktu nan Tepat untuk Redirect Domain?

Meskipun sebenarnya redirect domain dapat dilakukan kapan saja, tetapi ada akibat nan kudu diterima andaikan kita tidak memahami waktu nan paling tepat.

Agar tidak salah dan berakibat fatal ke website Anda, ketahui beberapa kondisi nan memungkinkan untuk melakukan redirect domain berikut ini:

1. Berganti Domain

Belum lama tulisan ini dirilis, X nan notabene menjadi nama baru menggantikan Twitter, telah beranjak ke domain x.com.

Usai berganti nama, X tetap menggunakan domain twitter.com ketika diakses. Namun, sekarang mereka betul-betul sudah beranjak 100% ke x.com.

Jadi, jika Anda mengakses twitter.com, maka bakal dialihkan ke domain x.com secara otomatis.

Cara ini menjadi solusi nan tepat bagi X lantaran mereka baru saja melakukan rebranding secara total, mulai dari perubahan nama, logo, hingga nan teranyar adalah nama domain mereka.

Selain itu, dari sisi SEO, tentu Elon Musk tidak mau kehilangan visibilitas pada mesin pencarian. Alhasil, redirect 301 jadi langkah jitu untuk mempertahankannya.

2. Perubahan Struktur Website

Agar tidak ketinggalan dengan tren, website terkadang perlu “ditata ulang” dari segi kreasi maupun strukturnya.

Nah, aktivitas semacam inilah nan terkadang juga membikin redirect dibutuhkan. Sebab, saat proses “penataan ulang”, ada laman nan beranjak dari kategori satu ke kategori nan lain, penggantian URL halaman, alias apalagi terdapat penggabungan website.

Agar performa website tidak terpengaruh, pengalihan bakal sangat berfaedah untuk dilakukan.

3. Penghapusan Halaman

Sebagai pengelola website, suatu saat kelak Anda akan—atau apalagi sudah pernah berurusan dengan nan namanya broken link.

Ini biasanya terjadi ketika suatu laman sudah tidak lagi relevan alias dan tidak terpakai, kemudian laman tersebut dihapus tanpa pengalihan.

Akibat broken link inilah, pengalaman pengguna (user experience) website Anda bakal berpengaruh lantaran pengguna bakal tersesat dan tidak bisa menemukan laman nan dicari.

Maka, solusinya adalah dengan pengalihan, baik itu 301, 302, alias mengarahkannya ke laman error 404.

4. Terdapat Duplikasi Konten/Halaman

Duplikasi konten alias laman adalah situasi nan menunjukkan adanya potongan konten nan sama alias nyaris sama muncul melalui beberapa URL nan berbeda. 

Biasanya, ini sangat mungkin terjadi dalam satu alias beberapa website. Karenanya, mesin pencari seperti Google pun bakal kesulitan menentukan mana konten nan original dan mana nan kudu ditampilkan di SERP.

Apakah Anda tidak sengaja membikin konten dengan topik/tema nan telah ada sebelumnya? Tenang, Anda bisa mengalihkannya agar Google tidak menganggapnya plagiatisme konten.

Nah, keempat argumen di atas dapat Anda jadikan sebagai referensi ketika mau melakukan pengalihan agar hasilnya maksimal. Lalu, gimana caranya?

Cara Redirect Domain dari cPanel

Sebagai pengguna hosting nan dibekali dengan cPanel, Anda bisa melakukan redirect dengan mudah dan cepat, lo. Begini langkah-langkahnya.

1. Login ke cPanel Hosting

ilustrasi login cpanel

Pertama-tama, masuk ke cPanel hosting nan Anda gunakan. Caranya bisa langsung melalui URL https://namadomain.com/cpanel/, alias juga bisa dari portal pelanggan. 

Setelah sukses login ke cPanel, Anda bakal sampai di dasbor utamanya. Lalu, gulir ke bawah dan cari kategori Domains.

Pada menu ini, ketuk pilihan Redirects. Sampai di sini, ada beberapa konfigurasi nan kudu diselesaikan, dan nan pertama adalah menentukan jenis redirect.

menu domain di cpanel

Atur Tipe Redirect Domain

mengatur jenis redirect

Pilihlah jenis redirect, Permanent (301) alias Temporary (302). Penjelasan keduanya adalah sebagai berikut:

  • Permanent (301): Tipe redirect ini bakal memberikan sinyal kepada mesin pencari bahwasannya URL telah dialihkan secara permanen ke URL alias laman baru. Nantinya, Anda bakal langsung diarahkan ke URL nan baru ketika mengakses URL lama.
  • Temporary (302): Sesuai namanya, pengalihan sementara memberi tahu kepada mesin pencari jika URL berubah hanya sementara waktu. Namun, saat URL diakses, visitor bakal mendapati URL nan lama, sebelum akhirnya dialihkan secara otomatis ke URL alias laman baru.

Pilih Domain nan Ingin Dialihkan

Setelah mengatur jenisnya, tahap selanjutnya adalah menentukan domain mana nan mau Anda redirect.

memilih domain nan dingin di-redirect

Pilihlah pada menu https?://(www.)?. Jika mau me-redirect subfolder alias subdirectory, isikan pada kolom /.

Isi URL Tujuan Baru

Langkah berikutnya, Anda kudu memasukkan URL nan bakal dijadikan tujuan redirect dari domain lama.

Nah, pada contoh kali ini, kami bakal menggunakan domain adyayonas.com sebagai tujuannya. Masukkan pada kolom Redirect to.

masukkan domain sebagai tujuan redirect

Nantinya, ketika domain adyayonas.net diakses, visitor bakal secara otomatis diarahkan menuju adyayonas.com.

Mengatur WWW dan Non-WWW

konfigurasi WWW dan non-WWW

Terakhir, jangan lupa untuk mengatur pengalihan WWW dan non-WWW. Penjelasannya bisa Anda ketahui sebagai berikut:

  • Only redirect with www. berfaedah URL hanya bakal dialihkan ketika diakses melalui www.adyayonas.net.
  • Redirect with or without www. bakal secara otomatis mengalihkan meskipun Anda membuka URL baik dengan alias tanpa www pada awalan domain.
  • Do Not Redirect www. maksudnya adalah, Anda bakal dialihkan ke URL baru ketika mengakses adyayonas.net (tanpa menambahkan www di depannya).

Nah, Anda bisa memilih salah satu dari ketiganya melalui pilihan www. redirection.

Cara Menghapus Redirect

Merasa redirect sudah tidak lagi dibutuhkan? Tenang, Anda bisa menghapusnya dengan mudah.

Caranya, buka menu Redirects dari cPanel, lampau gulir ke bawah hingga menemukan menu Current Redirects.

menghapus redirect domain

Ketuk Delete pada menu Actions, dan redirect yang telah dibuat sukses dihapus. Mudah, bukan?

Itulah langkah redirect domain dari cPanel nan bisa Anda praktikkan sendiri. Jika mengalami kendala, sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini, ya. Semoga info ini bermanfaat, dan sampai bertemu pada tutorial berikutnya!

Selengkapnya
Sumber Bikin Website Wordpres
Bikin Website Wordpres