Google Chrome Akan Dapatkan Lapisan Perlindungan Baru Untuk Cookie dan Password

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Google baru baru ini mengumumkan tentang gimana mereka bakal meningkatkan keamanan dari Cookies browser Chrome di Windows dimana menurut mereka, Infostealer adalah salah satu malware paling terkenal nan sering digunakan oleh hacker alias tokoh jahat didunia digital untuk mencuri info dari pengguna.

Infostealer tersebut mencuri info nan ada di cookie nan kemudian dapat dimanfaatkan untuk login namalain mencuri info lain tanpa kudu melalui proses verifikasi dan login terlebih dulu dan itulah kenapa Google sangat resah bakal keamanan cookie ini.

Nah Google sebenarnya telah memperkenalkan beberapa langkah untuk mencegah pencurian cookies nan dilakukan malware sejenis infostealer tersebut, salah satunya adalah dengan menghadirkan fitur seperti Chrome download protection using Safe Browsing, Device Bound Session Credentials, dan Google’s account-based threat detection.

Baca juga : Google Perbarui Kebijakan Penanganan File Beresiko di Google Chrome

Namun, sekarang Google telah mengumumkan lapisan perlindungan tambahan lagi agar keamanan Google Chrome di Windows semakin terjaga terutama dari malware pencuri cookie.

Chrome di Mac dan Linux Lebih Baik!

Salah satu kebenaran cukup menarik nan diumumkan Google adalah Google Chrome menggunakan jasa Keychain di macOS, kwallet namalain gnome-libsecret di Linux nan membuatnya kondusif dari aplikasi jahat nan bisa mengeksekusi kode pencurian data.

Namun, Data Protection API (DPAPI) di Windows nan berfaedah untuk menyimpan info sensitif seperti kuki dan kata sandi hanya melindungi info sensitif ini dari pengguna lain di sistem namalain serangan cold boot, sayangnya DPAPI ini tidak melindungi dari aplikasi jahat nan bisa mengeksekusi kode sebagai pengguna nan login nan kemudian celah ini dapat dimanfaatkan oleh malware infostealer untuk mencuri info pengguna.

Peningkatan Akan Dihadirkan

Menurut Google, mulai dengan Chrome jenis 127, Google bakal menambahkan lapisan perlindungan lain dengan menyediakan Application-Bound (App-Bound) Encryption primitives. Dengan itu, alih-alih mengizinkan aplikasi apa pun nan melangkah sebagai pengguna nan masuk untuk mengakses info sensitif, Chrome bakal mengenkripsi info nan terikat dengan identitas aplikasi.

Sebagai awalan, hanya cookie nan bakal dimigrasikan ke metode penyimpanan nan ditingkatkan ini, dengan rencana untuk memperluasnya ke kata sandi, info pembayaran, dan token autentikasi persisten lainnya di masa mendatang.

Berikut pernyatan dari Will Harris, Chrome Security Team mengenai App-Bound Encryption nan dapat meningkatkan keamanan di browser.

App-Bound Encryption increases the cost of info theft to attackers and also makes their actions far noisier on the system. It helps defenders draw a clear line in the sand for what is acceptable behavior for other apps on the system.

Namun tentu, bagaimanapun pengguna kudu lebih berhati hati terhadap situs nan dikunjungi dan file apa nan pengguna download, lantaran sejenis malware infostealer dapat menyusup tanpa pengguna ketahui.

Bagaimana menurutmu mengenai peningkatan keamanan nan bakal didapatkan Chrome ini? komen dibawah guys

Via : Google

Selengkapnya
Sumber Info Tekno kincaimedia
Info Tekno kincaimedia
↑