Plugin WordPress itu memang menjadi salah satu fitur nan disenangi oleh banyak pengguna lantaran bisa menambah kegunaan di website.
Namun, dibalik manfaatnya nan oke banget, rupanya plugin juga bisa menyebabkan masalah keamanan untuk website Anda, lho.
Kenapa bisa gitu? Ini semua lantaran plugin nan Anda install itu tidak aman, jadinya website bisa terkena imbasnya.
Nah, agar tidak salah pilih plugin nan tidak aman, kami bakal menunjukkan tanda apa saja nan bisa Anda waspadai.
Jadi, simak hingga tuntas, ya!
Tanda Plugin WordPress Tidak Aman
Seperti nan Anda ketahui, WordPress memang mempunyai segudang plugin nan bisa kita gunakan secara gratis.
Bahkan, hingga saat ini jumlahnya sudah lebih dari 50.000 plugin, lho. Banyak banget, kan?
Namun, seperti nan sudah kami sebutkan, tidak semua plugin ini kondusif untuk website Anda.
Nah, ada beberapa tanda plugin WordPress tidak kondusif nan bisa Anda waspadai nih.
Baca juga: 9 Plugin Wajib Untuk Website Berbasis WordPress
1. Jumlah Instalasi Rendah
Ketika kita meng-install plugin di WordPress, biasanya bakal muncul jumlah instalasinya di bagian bawah komplit dengan rating.
Nah, jika jumlahnya sangat rendah, ini kudu Anda waspadai sebagai salah satu tanda plugin nan tidak kondusif nih.
Jumlah instalasi nan berada di bawah 1.000 berfaedah mengindikasikan bahwa plugin tersebut tidak diadopsi secara luas oleh pengguna.
Hal ini bisa saja disebabkan oleh kualitasnya nan rupanya kurang bagus, performa alias keamanannya nan sangat buruk.
Memang sih jumlah instalasi nan rendah bisa saja terjadi pada plugin nan tetap baru dan belum populer.
Tapi, untuk berjaga-jaga, lebih baik Anda waspadai perihal ini agar website Anda pun terhindar dari masalah performa dan keamanan.
2. Repository Plugin Tidak Biasa
Saat mau meng-install plugin WordPress, biasanya Anda bakal mencarinya di repository WordPress alias dari luar?
Jika Anda memilih dari luar, Anda kudu memilihnya dengan jeli nih lantaran bisa jadi plugin tersebut tidak aman.
Apalagi jika sumbernya tidak terpercaya, ini bisa rawan untuk keamanan dan performa website Anda.
Kalaupun memang tidak tersedia di laman WordPress, lebih baik Anda meng-install-nya di website resmi developer tersebut, ya.
Jangan sampai hanya lantaran mau menambah fitur, website Anda malah terkena hack alias performanya menurun.
3. Reputasi Developer Buruk
Kalau Anda selalu meng-install plugin melalui laman WordPress, ada satu perihal nan juga kudu Anda perhatikan nih.
Yaitu reputasi dari developer plugin tersebut. Anda kudu perhatikan apakah developer tersebut mempunyai reputasi nan bagus alias tidak?
Kalau reputasi developer tersebut rupanya buruk, ini jadi tanda nan kudu Anda waspadai nih.
Hal ini lantaran bisa jadi plugin dari developer tersebut kurang kondusif alias mungkin ada fitur nan tidak lengkap.
Jadi, jika Anda mau meng-install plugin di laman WordPress, pastikan developer tersebut sudah cukup dikenal dan berkualitas.
Kalau pun belum ada review mengenai developer tersebut, Anda juga bisa mempertimbangkan tanda lain di tulisan ini, ya.
Selain itu, cobalah juga di website Anda nan lain agar tidak mengganggu performa website utama.
4. Tidak Compatible dengan Versi WordPress Terbaru
Seperti nan Anda ketahui, WordPress itu sangat rutin meng-upgrade jenis software mereka.
Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan dan keamanan kita sebagai pengguna WordPress nih.
Namun sayangnya, tidak semua plugin selalu menyesuaikan dengan jenis terbaru WordPress namalain tidak compatible.
Yang mana, ini tentu jadi salah satu tanda plugin nan tidak kondusif untuk website nan kudu Anda waspadai nih.
Hal ini lantaran plugin nan tidak compatible dengan jenis terbaru WordPress tidak mempunyai sistem keamanan nan baru.
Sehingga, ini jelas bakal menimbulkan potensi jelek pada keamanan dan masalah lainnya pada website Anda.
Jadi, pastikan jenis dari plugin tersebut sudah compatible dengan jenis WordPress nan paling baru, ya.
5. Tidak Update dalam Waktu nan Lama
Setiap meng-install plugin, biasanya bakal terlihat tuh kapan terakhir kali tim developer-nya melakukan update.
Ada nan 2 minggu nan lalu, 1 bulan nan lalu, beberapa hari nan lampau alias nan parah sudah lebih dari 1 tahun nan lalu.
Nah, jika plugin tersebut sudah lama tidak di-update oleh tim developer-nya, berfaedah ini jadi tanda plugin nan tidak aman.
Plugin nan sudah lama tidak di-update artinya tim developer-nya sudah tidak aktif lagi untuk men-support.
Hal ini juga berfaedah sistem nan ada di dalamnya sudah tidak lagi up-to-date dengan nan paling baru.
Mulai dari fitur, bahasa pemrograman hingga sistem keamanannya. Sehingga, sudah pasti plugin ini tidak kondusif untuk website Anda.
Selain itu, plugin nan sudah tidak lama update juga sudah pasti tidak compatible nih dengan jenis WordPress nan Anda gunakan.
6. Kurangnya Support dari Tim Developer
Seperti nan Anda ketahui nih, banyak dari pengguna WordPress nan tetap awam soal teknologi.
Jadi, ketika website mereka bermasalah alias plugin tiba-tiba tidak bekerja dengan baik, mereka bakal bertanya pada tim support.
Nah, jika plugin tersebut tidak mempunyai support nan baik nih dari tim developer-nya, berfaedah ini jadi tanda nan tidak aman.
Karena perihal ini menunjukkan jika tim developer-nya tidak bisa untuk me-maintain plugin tersebut.
Sehingga, bisa jadi plugin tersebut bakal menyebabkan masalah pada website Anda saat digunakan nanti.
Apakah Plugin WordPress nan Tidak Aman dapat Memiliki Link alias Kode Tersembunyi nan Berbahaya?
Benar, plugin nan tidak kondusif bisa saja mempunyai link alias kode tersembunyi nan bisa membahayakan website Anda.
Terutama plugin dari repositori tidak biasa, entah itu berupa pop-up iklan, link ke website lainnya, kode malware dan sebagainya.
Apakah Plugin WordPress nan Tidak Aman dapat Bermasalah dengan Plugin alias Tema Lainnya?
Benar, plugin nan tidak kondusif bisa jadi tidak dapat bekerja sama dengan plugin alias tema lainnya di WordPress Anda.
Hal ini bisa saja terjadi lantaran kode plugin nan tidak standar, kesalahan JavaScript dan sebagainya.
Jadi, Jangan Pilih Plugin nan Tidak Aman, Ya!
Plugin memang bisa melengkapi kegunaan nan ada di website kita, seperti menambah form, SEO, keamanan dan kecepatan.
Namun, plugin juga bisa jadi penyebab menurunnya performa dan sistem keamanan nan ada di website Anda.
Nah, perihal ini lantaran plugin nan Anda gunakan mempunyai sistem nan tidak kondusif untuk website Anda.
Untuk itu, sebelum memilih plugin, sebaiknya Anda perhatikan lebih dulu beragam tanda tidak kondusif nan sudah kami bagikan di atas, ya.
Jangan sampai plugin nan Anda install malah membikin website Anda jadi rawan dan mengalami masalah.
Selain menggunakan plugin nan aman, Anda juga kudu memastikan kreasi dari website Anda sudah sesuai nih.
Tidak hanya sesuai dengan SEO dan kemauan Anda, tapi juga kudu sesuai dengan kenyamanan visitor website.
Untuk urusan ini, Anda bisa serahkan kreasi website Anda ke tim Bikin.Website nan pastinya profesional.
Anda tidak perlu pusing membangun website sendiri dari nol. Cukup konsultasikan konsepnya dan tim kami bakal langsung memprosesnya.
Konsultasikan Website Anda, Gratis!
Kalau begitu, semoga pembahasan kali ini bisa membantu Anda untuk menemukan plugin nan tepat, ya.
Jika ada pertanyaan, jangan ragu buat drop lewat kolom komentar di bawah ini!
English (US) ·
Indonesian (ID) ·