Berbagai program televisi untuk anak-anak hingga dewasa memang selalu enak-enak ditonton. Apalagi tayangan animasi, sangat menarik dan punya tempat tersendiri di hati pencintanya. Karena semakin banyak peminat, pekerjaan animator pun kian dibutuhkan.
Yap, animasi nan muncul di televisi maupun media sosial lainnya dibuat oleh seorang animator. Baik dalam corak video game, sticker, hingga film.
Menjadi seorang animator tentu mempunyai tanggung jawab nan cukup kompleks, tidak sekedar membikin animasi semata lampau dinikmati banyak orang. Lalu apa saja kesempatan dan skill nan sebaiknya dimiliki? Simak info berikut ini untuk info lebih lanjutnya:
Sekilas Tentang Profesi Animator
Animator sesederhana namanya, orang nan mahir dalam pembuatan animasi. Secara umum, pekerjaan animator dikenal sebagai salah satu pekerja nan berangkaian dengan seni nan dalam proses pembuatannya membikin gambar seolah bergerak dan terlihat hidup.
Pekerjaan nan kompleks membikin seorang animator kudu memikirkan dengan baik setiap pola gambar nan dibuatnya sehingga terasa pas dan layak untuk dipublikasikan.
Jika Anda tertarik pada pekerjaan ini, maka dari sekarang kudu mengasah skill dan bisa menentukan jenis animasi seperti apa nan mau diseriusi. Sebab, tidak bakal optimal jika Anda membikin animasi nan terlalu umum dan apalagi banyak sehingga hasilnya kurang optimal.

Jenis-Jenis Animasi
Pekerjaan apapun nan bakal digeluti memerlukan langkah pertama nan signifikan. Begitupun menjadi animator, sebelum terjun dalam bagian pekerjaan satu ini Anda terlebih dlu kudu mengetahui jenis-jenis animasi nan digunakan.
Secara umum, animasi terbagi atas beberapa jenis diantaranya:
- Animasi tradisional alias cel animation dan dijuluki sebagai animasi generasi pertama dan ditemukan pada abad ke-20. Pada masa ini, seorang animator membikin frame agar terbentuk sequence. Membutuhkan banyak sekali kertas agar tercipta sebuah karya nan layak dipertontonkan. Animasi pada abad ini meliputi Animal Farm (1954), dan Pinocchio (1940).
- Animasi 2D, dengan support komputer namun secara keseluruhan prosesnya bisa dikatakan tetap sangat tradisional. Animasi nan dibuat berbasis vektor dengan support banyak software. Animasi 2D mempunyai penampakan gambar nan mengalami pergerakan sehingga terlihat lebih nyata.
- Animasi 3D, merupakan tingkatan dari jenis sebelumnya. Proses pembuatannya pun menggunakan support software seperti Cinema 4D dan Maya. Objek animasi nan dihasilkan pun lebih nyata dibandingkan jenis sebelumnya. Prosesnya mencakup satu pola nan digambar lampau dihubungkan dengan pola lainnya hingga membentuk gambar 3D.
- Animasi stop motion, merupakan jenis animasi next level nan dalam prosesnya mengharuskan animator konsentrasi dalam memanipulasi objek nyata. Pergerakannya dibuat sedikit demi sedikit sehingga hasilnya tampak nyata. Dibutuhkan kesabaran ekstra, oleh karenanya beberapa animator hanya berfokus pada pembuatan jenis animasi satu ini.
- Animasi motion graphic, merupakan proses membikin gambar terlihat sangat hidup. Dengan warna nan kontras dan menarik sehingga terlihat eye catching. Penggunaan jenis ini banyak diterapkan pada iklan agar menarik lebih banyak audience.
Tanggung Jawab Seorang Animator
Dalam membahas skill nan kudu dikuasai seorang animator, Anda terlebih dulu memahami tanggung jawab serta peranan dari pekerjaan satu ini. Diantaranya meliputi:
- Menciptakan kreasi seni nan menarik perhatian Audiens
- Mampu bekerja dengan tim serta staf produksi dalam sebuah perusahaan
- Menciptakan kreasi nan informatif dan edukatif
- Selalu imajinatif dan pembaruan terhadap perkembangan teknologi lantaran minat Audience selalu berubah setiap waktu
Sangat krusial untuk Anda nan baru memulai karir pada pekerjaan satu ini agar mencari info sebanyak mungkin tentang bumi animasi. Dengan mengetahui jenis jenis animasi, membantu Anda memilih bagian karir nan sesuai.
Secara umum, tugas seorang animator terdiri dari merancang storyboard, merancang animasi, dan sebagainya.
Apa Saja Skill nan Dibutuhkan?
Membaca beberapa info di atas, tentu Anda penasaran apa saja skill nan dibutuhkan agar bisa menjadi seorang animator dalam menciptakan karya nan disukai oleh penonton? Apalagi karir di pekerjaan satu ini semakin terkenal belakangan.
Berikut ini skill nan perlu Anda dalami jika berkeinginan menjadi seorang animator:
1. Mampu mengoperasikan software desain
Jika dulunya animasi dibuat menggunakan kertas nan banyak, saya berkembang nya teknologi pun turut mempermudah pekerjaan para animator. Anda kudu menguasai bagai macam software design seperti misalnya Adobe Animate, Flash, Adobe After Effect, Adobe Premiere, Dan banyak lagi software pendukung disayang lainnya.
Penting sekali untuk menguasai software tersebut untuk membantu Anda mengembangkan jenjang karir di bumi animasi. Tentunya, perusahaan mencari pekerja nan mempunyai nilai plus dan pengetahuan lebih mengenai design animasi.
2. Memiliki kesabaran penuh dan detail
You selanjutnya nan kudu Anda miliki sebelum terjun menjadi animator ialah kesabaran penuh dan perincian terhadap sesuatu nan tengah dikerjakan. Membuat animasi bukanlah pekerjaan mudah, apalagi semakin tinggi resolusi membikin animator kudu lebih teliti agar karya diciptakan semakin menarik.
Semua meliputi posisi, bentuk, efek, warna, secara baik lantaran sedikit saja kesalahan bisa mempengaruhi hasil animasi nan dibuat.
Apalagi membikin sebuah aktivitas tentunya memerlukan waktu dan lebih banyak gambar. Tidak heran, jika pembuatan animasi alias movie animasi memerlukan waktu nan lama. Tugas seorang animator tidak berakhir setelah frame selesai, kudu dilakukan cross check kembali untuk memastikan hasil karya tersebut layak untuk dipublikasikan.
3. Memiliki produktivitas tinggi
Berikutnya, pastikan Anda termasuk orang dengan produktivitas tinggi serta Visualisasi dan Imajinasi nan baik. Jika perlu, dalami bagian artistik bakal semakin mempermudah pekerjaan Anda nantinya.
Tugas seorang animator berupaya membikin sebuah gambar agar terlihat nyata di mata penonton nya. Atau singkatnya merubah bumi nyata menjadi sebuah khayalan dengan karakter nan saling berasosiasi dan bersinergi.
4. Mampu bekerja dengan tim
Pekerjaan menjadi animator sejauh ini melibatkan team work. Itu, skill selanjutnya nan kudu Anda miliki ialah bisa berkomunikasi dengan baik, bekerja dengan tim, serta bisa menyelesaikan deadline alias bekerja di bawah tekanan.
Membuat animasi nan memerlukan perhatian nan sangat detail, untuk itu Anda kudu bisa bekerja di bawah tekanan. Selain itu, milikilah manajemen waktu nan baik, lantaran pekerjaan satu ini sangat erat kaitannya dengan deadline.
Nah, itulah beberapa info mengenai pekerjaan seorang animator. Adapun kisaran penghasilan pekerjaan satu ini berkisar antara 4-8 juta, tergantung jenjang karir Anda.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·