Mau Pasang SSL? Ketahui Dulu Certificate Authority (CA)!

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Dalam proses aktivasi sertifikat SSL berbayar, terdapat sebuah istilah nan sering ditemui ialah Certificate Authority (CA).

Tanpa adanya CA, Anda tidak bakal bisa mendapatkan sertifikat SSL dan pemasangan SSL pun tidak dapat dilanjutkan. 

Padahal, sebuah website nan tidak mempunyai SSL bakal sangat berakibat pada reputasi, keamanan, dan SEO.

Lantas, sebenarnya apa nan dimaksud dengan Certificate Authority itu?

Pelajari selengkapnya pada tulisan singkat berikut ini ya, GudPeople!

Mengenal Certificate of Authority (CA)

Certificate Authority adalah sebuah organisasi resmi pihak ketiga nan menerbitkan sertifikat digital (termasuk SSL/TLS) untuk website dan entitas lain, seperti organisasi, perusahaan, dan sebagainya.

Lalu, CA bakal memvalidasi info sertifikat pemohon, seperti kepemilikan website, nama, lokasi, dan sebagainya.

Jika info tersebut terbukti sah dan memenuhi syarat, CA bakal menerbitkan sertifikat digitial untuk website tersebut.

Sertifikat SSL inilah nan akhirnya dipercaya oleh beberapa browser seperti Chrome, Safari, hingga Mozilla Firefox.

Tanpa disadari, dengan adanya CA, aktivitas di internet bisa lebih kondusif dan terpercaya.

Jadi, untuk mendapatkan predikat “aman” dan sudah HTTPS, Anda memerlukan sertifikat digital nan diterbitkan oleh CA ini ya, GudPeople.

Jenis-Jenis Sertifikat Digital

Selain SSL, CA juga menerbitkan sertifikat digital dalam beragam jenis, yakni:

  • Sertifikat Code Signing

Biasanya digunakan oleh developer aplikasi untuk menandatangani secara digital sebagai bentu verifikasi bahwa kode nan diterima pengguna tidak disusupi pihak ketiga.

Adapun nan termasuk ke dalam code signing certificate, ialah nama perusahaan, tanda tangan digital, dan sebagainya.

  • Sertifikat Email Signing

Sertifikat ini merupakan public key infrastructure (PKI) nan bakal meningkatkan keamanan email dengan memungkinkan penggunanya untuk menandatangani dan mengenkripsi email secara digital, termasuk semua lampiran di dalamnya.

  • Sertifikat Object Signing

Sertifikat ini bisa Anda gunakan untuk “menandatangani” beragam objek secara digital.

Dengan menandatanganinya, berfaedah Anda telah menyediakan sarana nan dapat digunakan untuk memverifikasi integritas dan asal usul alias kepemilikan objek digital.

  • Sertifikat User/Client Signing

Sertifikat pengguna adalah kredensial digital memungkinkan pemiliknya untuk mengatasi beberapa jenis kebutuhan autentikasi.

Sebagai contoh, sekarang mulai banyak aplikasi nan mendukung penggunanya untuk menggunakan sertifikat pengguna untuk mengautentikasi, alih-alih menggunakan kata sandi dan username.

Anda telah memandang banyaknya jenis sertifikat nan dikeluarkan oleh Certificate Authority, lampau sebenarnya apa saja kegunaan dari CA ini?

Fungsi Certificate Authority

Bila Anda sudah membaca pembahasan mengenai CA pada poin sebelumnya, sebenarnya kami sudah sedikit membahas kegunaan CA.

Nah, untuk lebih lengkapnya, kami telah menjelaskan kegunaan CA seperti berikut ini:

1. Verifikasi

Dalam proses verifikasi, CA bakal melakukan pengesahan info berasas jenis SSLnya, seperti:

  • Domain Validation SSL Certificate (DV)

DV adalah proses pengesahan SSL nan paling sederhana, dan harganya termasuk nan paling murah.

Pasalnya, pengesahan sertifikat hanya melalui email serta tidak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh CA.

Syaratnya adalah akun email nan datanya sama dengan info pada WHOIS domain Anda.

  • Organization Validation SSL Certificate (OV)

Selanjutnya, CA memerlukan verifikasi lebih lanjut untuk tingkat OV.

Anda bakal dihubungi perwakilan CA dan memastikan bahwa Anda lah nan mempunyai domain mengenai untuk menjalankan upaya nan legal dan terintegrasi.

  • Extended Validation SSL Certificate (EV)

Ini adalah proses pengesahan dengan tingkatan tertinggi dan biasanya kudu dilakukan untuk organisasi alias perusahaan.

Prosesnya cukup rumit lantaran memerlukan pemeriksaan latar belakang upaya nan sedang dijalankan.

Nantinya, beberapa aplikasi peramban (browser) bakal menampilkan bar warna hijau sebagai tanda bahwa website Anda menggunakan SSL dengan pengesahan EV.

2. Menerbitkan Sertifikat

Setelah proses pengesahan berhasil, Certificate Authority adalah pihak nan juga berfaedah sebagai penerbit sertifikat digital, dalam perihal ini adalah sertifikat SSL.

Untuk memandang contoh sertifikat nan diterbitkan oleh CA, Anda bisa mengklik ikon gembok kecil, klik Connection is Secure, lampau pilih Certificate is valid.

Certificate Authority nan menerbitkan sertifikat SSL pada website milik Bank BRI.

Pada gambar di atas, semua perincian info bakal ditampilkan, mulai dari pihak nan menerbitkan sertifikat (CA), pemilik sertifikat, hingga waktu kedaluwarsanya.

Beberapa Certificate Authority nan Tepercaya

Karena Certificate Authority adalah sebuah organisasi resmi, tidak sembarang pihak mempunyai kewenangan untuk menerbitkan sertifikat digital.

Terdapat dua jenis Certificate Authority, ialah regional dan global. Di pasar dunia SSL, ada kurang lebih 50 CA, tetapi hanya ada beberapa nan bisa menguasai pasar.

Berikut daftar CA nan sangat terkenal di pasar SSL:

  • Comodo
  • DigiCert 
  • GoDaddy with
  • GlobalSign 
  • Digicert 
  • StartCom 
  • Entrust
  • Certum 
  • Sectigo

Untuk sertifikat SSL milik blog Gudang SSL, CA nan menerbitkan sertifikat adalah Sectigo. Bila mau mendapatkan sertifikat SSL nan resmi dan terpercaya, Anda bisa mempelajarinya pada pembahasan berikut ini.

Cara Mendapatkan SSL dari CA nan Tepercaya

Sebelum membeli, Anda kudu sudah dapat memilih jenis sertifikat nan dibutuhkan, misalnya DV, OV, ataukah EV.

Untuk mendapatkan sertifikat dari CA, Anda bisa menghubungi Authority secara langsung, alias menghubungi penyedia SSL seperti Gudang SSL.

Beli Sertifikat SSL Murah Tepercaya!

Agar tidak memerlukan waktu nan lama, kami sangat menyarankan untuk menghubungi via penyedia SSL.

Setelah itu, langkah berikutnya nan kudu Anda lakukan adalah generate CSR.

Bila proses generate CSR berhasil, CA bakal memberikan private key, dan Anda perlu menyimpan file CSR dan private key pada penyimpanan nan aman.

Selanjutnya, CA telah menerima permintaan sertifikat dan kemudian bakal divalidasi terlebih dahulu. 

Pada beberapa proses validasi, pengguna biasanya bakal diminta untuk menyediakan arsip untuk membuktikan identitas dan upaya dengan jenis sertifikat nan diminta.

Seperti nan disebutkan sebelumnya, Domain Validation hanya perlu memerlukan identitas pemilik domain (WHOIS).

Proses pengesahan DV bisa dilakukan dengan cepat, sehingga sertifikat dapat segera diterbitkan.

Sementara itu, pengesahan OV dan EV memerlukan waktu paling lama sepuluh hari.

Mudah, bukan? Bila Anda sedang mencari sertifikat SSL dan tetap bingung gimana mekanismenya secara lengkap, jangan ragu untuk bertanya kepada kami ya, GudPeople.

Selengkapnya
Sumber Tips Trik Gudangssl
Tips Trik Gudangssl