Mesin Pencarian Bing: Sejarah, Kelebihannya, & Kekurangannya

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Layaknya Google, Bing adalah sebuah mesin pencari nan dapat digunakan untuk menemukan website nan Anda inginkan di internet. 

Berikut bakal kami paparkan perincian info mengenai Bing, komplit dengan sejarah terbentuknya mesin pencarian ini hingga kekurangan dan kelebihannya jika dibandingkan dengan mesin pencarian Google. 

Apa Itu Bing?

Bing adalah mesin pencari nan secara resmi diluncurkan pada tanggal 1 Juni 2009 dengan tagline bersuara “decision engine”.

Sebelum diluncurkan secara resmi, Bing terlebih dulu telah dikenalkan oleh CEO Microsoft Steve Ballmer pada konvensi berjudul “All Things Digital” nan diselenggarakan di San Diego, Amerika Serikat. 

Dilansir dari Statista, per bulan Januari 2022, Bing menempati ranking kedua setelah Google sebagai mesin pencarian nan paling banyak digunakan di dunia. 

Ada sebesar 7.61% pengguna nan menjelajahi internet menggunakan Bing. 

Sejarah Singkat Terciptanya Bing

Sebenarnya, Bing bukan merupakan produk nan sepenuhnya baru dari Microsoft. 

Mesin pencari ini merupakan corak kelahiran kembali dari ketiga mesin pencari pendahulunya ialah MSN Search, Windows Live Search, dan Live Search.

Sayangnya, keahlian ketiga mesin pencari di atas dianggap kurang maksimal, sehingga belum bisa menarik perhatian pengguna internet. 

Daya saingnya dengan dengan mesin pencarian paling terkenal di dunia, Google, pun dianggap tetap sangat kurang.   

Nah, dalam upayanya memperbaiki mesin pencari Bing, Microsoft melakukan penelitian dan menganalisis kelemahan dari pesaing secara mendalam. 

1. MSN Search

Dimulai dari MSN Search, mesin pencarian pertama pertama nan diciptakan oleh Microsoft dan diluncurkan pertama kali pada tahun 1998. 

Pada awal kemunculannya, MSN Search merupakan mesin pencari nan terdiri dari mesin, indeks, dan crawler. 

Microsoft terus melakukan pembaharuan terhadap mesin pencari ini, termasuk dengan bekerjasama dengan Picsearch unik untuk menampilkan hasil pencarian gambar. 

Namun, rupanya pengembangan tersebut belum cukup efektif untuk mendongkrak kepopuleran MSN Search. 

2. Windows Live Search 

Dikarenakan pengembangan MSN Search dianggap tetap kurang maksimal dan belum bisa menggeser kekuasaan Google, Microsoft menghadirkan mesin pencarian baru berjulukan Windows Live Search. 

Mesin pencarian baru tersebut diluncurkan pada tanggal 11 September 2006. 

Windows Live Search dikatakan mempunyai keahlian nan lebih spesifik untuk mencari website, berita, gambar maupun musik. 

3. Live Search   

Setelah diluncurkannya Windows Live Search, Microsoft terus melakukan pengembangan pada mesin pencariannya. 

Proses pengembangan berkepanjangan tersebut akhirnya membuahkan keputusan untuk memisahkan mesin pencari Windows Live Search dengan Windows Live (brand untuk produk software Microsoft). 

Ditentukanlah nama baru bagi Windows Live Search ialah Live Search. 

4. Bing

Walaupun perubahan dan pengembangan sistem terus dilakukan, mesin pencarian besutan Microsoft tetap belum dapat menggeser posisi Google sebagai search engine nan paling banyak digunakan di dunia.

Hal tersebut membikin Microsoft menyadari sungguh krusial peran nama brand alias merk untuk suatu persaingan pasar. 

Akhirnya, untuk menciptakan identitas baru nan unik dan berbeda dari nan sebelumnya, diluncurkanlah mesin pencarian Bing pada 1 Juni 2009.

Dalam penciptaanya, Bing menggunakan teknologi berjulukan PowerSet nan dibeli oleh Microsoft pada bulan Juli 2008. 

PowerSet merupakan teknologi nan mempunyai keahlian semantik, ialah keahlian untuk memahami bahasa pencarian manusia secara natural (natural language search). 

Jadi, hasil pencarian nan ditampilkan oleh Bing bakal lebih sesuai dengan kemauan user, bukan semata-mata menampilkan website nan mengandung keyword (kata kunci).

Pada tanggal 29 Juli 2009, Yahoo serta Microsoft mengumumkan bahwa Bing bakal menjadi penggerak untuk Yahoo! Search. 

Sehingga, seluruh pengguna dan mitra Yahoo! Search diharapkan telah mengalami transisi tersebut pada awal 2012.

Kemudian pada bulan Oktober 2011, Bing mengeluarkan pemberitahuan bahwa mereka sedang mengerjakan prasarana pencarian nan baru dengan nama “Tiger”.

Teknologi tersebut bakal memberikan hasil pencarian nan lebih sigap dan relevan bagi pengguna.

Tiger kemudian dikabarkan telah di input ke dalam sistem Bing secara dunia per Agustus 2011. 

Nah, setahun kemudian, alias tepatnya pada Mei 2022, Bing mengumumkan rancangan ulang lain. 

Bing membikin mesin pencariannya mempunyai Sidebar alias sisih bilah. 

Sebuah fitur sosial nan melakukan pencarian pada jejaring sosial pengguna untuk mendapatkan info nan relevan dengan kata kunci pencarian.  

Selain itu,Bing mempunyai beragam fitur menarik lainnya seperti:

  • Best Match 
  • Interface Features
  • Media Features
  • Instant Answer
  • Bing Maps
  • Bing Travel
  • Bing Rewards

Kelebihan dan Kekurangan Bing

Kelebihan Bing

Ada beberapa kelebihan Bing nan membikin mesin pencarian ini layak untuk dicoba. Beri

1. Background Variatif

Ketika mengakses Google, setiap harinya kita bakal mendapati background dengan warna nan sama. 

Namun ketika menggunakan Bing, gambar background bakal berganti secara otomatis setiap kali Anda membukanya pada hari nan berbeda. 

Hal ini dapat mengurangi sedikit kejenuhan pengguna internet.

2. Interface Lebih Minimalis

Interface laman hasil pencarian Bing tampak lebih rapi dan simpel daripada laman hasil pencarian Google, sehingga terasa cukup lebih nyaman di mata pengguna internet. 

3. Interface Maps Lebih Interaktif

Bing Maps dikatakan mempunyai waktu muat nan lebih cepat. Selain itu, Bing Maps juga mempunyai fitur tampilan tiga dimensi. 

4. Memiliki Tombol Pencarian di Bagian Bawah Laman

Ketika Anda menggunakan mesin pencarian lain, untuk kembali ke kolom pencarian, Anda kudu scroll lagi ke bagian atas halaman. 

Nah, pada Bing, kolom pencarian dapat langsung muncul ketika Anda mengklik tombol pencarian dengan icon kaca pembesar nan bakal selalu ada di pojok kanan bawah laman hasil pencarian. 

5. Hasil Pencarian Lebih Spesifik

Kini Bing telah dilengkapi dengan AI (Artificial Intelligence) sehingga memungkinkan mesin pencari ini untuk melakukan proses Intelligent Search, Intelligent Image Search, dan Coverationak Search sehingga dia dapat menampilkan hasil pencarian terbaik.  

Bahkan jawaban dari persoalan matematis pun bisa mendapatkan jawaban nan spesifik dan akurat. 

6. Hasil Pencarian Lebih Detail 

Hasil pencarian nan mempunyai konten gambar bakal muncul dengan thumbnail nan dapat diperbesar maupun diperkecil dengan menggunakan fitur Zoom. 

Selain memanfaatkan fitur Zoom, ada juga opsi “Show image details” untuk menyajikan info tentang gambar nan ada di laman hasil pencarian.   

7. Privasi Lebih Terlindungi

Bing menawarkan privasi ekstra dengan fitur InPrivate, dimana apa nan Anda cari tidak bakal dikaitkan dengan Anda. 

Selain itu, Anda bakal diberi kewenangan untuk mengontrol info tanpa mengorbankan hasil pencarian dan relevansi. 

8. Smart Video Preview

Pengguna Bing dapat menikmati preview video hanya dengan mengarahkan kursor pada video nan mau diputar. 

9. Fitur Bing Rewards

Bing menawarkan poin Rewards nan dapat disumbangkan kepada organisasi nirlaba pilihan Anda. 

Caranya, Anda hanya perlu berasosiasi dengan Microsoft Rewards dan mengaktifkan Give Mode. 

10. Fitur Bing Travel

Fitur ini bisa menampilkan anggaran untuk sebuah perjalanan, mulai dari transportasi, hotel, makan, dan lain sebagainya. 

Kekurangan Bing

Seperti pepatah “tidak ada nan sempurna di bumi ini”, Bing tentu saja mempunyai beberapa kekurangan. 

Kekurangan Bing adalah belum sempurnanya algoritma Geo Targeted, sehingga hasil pencarian berasas letak geografis tetap kurang spesifik.

Apakah Bing Lebih Aman dari Google?

Tidak ada bukti yang  nan menunjukkan bahwa Bing secara inheren lebih kondusif daripada Google.

Keamanan mesin pencari tergantung pada beragam faktorseperti kebijakan privasi, perlindungan data, dan fitur keamanan nan digunakan.

Kedua mesin pencari mempunyai kebijakan privasi nan mengatur penggunaan info pengguna.

Selain itu,dalam perihal keandalan hasil pencarian, Google dikenal lantaran algoritma pencarian nan canggih dan menyajikan hasil pencarian nan relevan dan berkualitas.

Apabila keamanan menjadi aspek utama, krusial untuk menerapkan praktik keamanan nan baik, seperti menggunakan kata sandi nan kuat, memperbarui software, aplikasi, dan waspada terhadap aktivitas nan mencurigakan.

Kesimpulannya, tidak ada bukti yang  menunjukkan bahwa Bing lebih kondusif daripada Google.

Bing tidak memprioritaskan privasi pengguna?

Salah. Bing mempunyai kebijakan privasi nan mengatur penggunaan info dan berupaya melindungi privasi pengguna.

Namun, kebijakan privasi dan praktik keamanan mungkin berbeda dengan Google.

Bing rentan terhadap serangan siber?

Salah. Meskipun tidak ada sistem nan sepenuhnya kondusif terhadap serangan siber, Bing mempunyai teknik untuk melindungi prasarana sistem dari serangan dan memperbarui secara berkala

Sekian pembahasan tentang mesin pencarian Bing dari Gudang SSL.

Semoga dapat menambah pengetahuan Anda tentang mesin pencarian pengganti nan dapat Anda gunakan selain Google. 

Sampai bertemu pada tulisan menarik berikutnya!

Selengkapnya
Sumber Tips Trik Gudangssl
Tips Trik Gudangssl