Wajib Tahu! Ini 9 Kriteria Website User Friendly

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Semakin berkembangnya pemasaran dan internet, upaya online bukanlah istilah nan asing di telinga para pengguna khususnya di Indonesia.

Banyak platform nan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis, seperti media sosial, marketplace, hingga website.

Dari ketiga contoh platform tersebut, mungkin para pebisnis online belum terlalu banyak nan mempunyai website bisnis.

Padahal, mempunyai website dapat menambah branding sebuah merek alias upaya Anda, lho.

Memang, ada banyak langkah nan bisa dilakukan untuk menarik minat audiens untuk menjadi pengguna Anda.

Nah, salah satunya adalah dengan membikin website user friendly. Bagaimana bisa?

Website nan user friendly bakal memudahkan visitor menemukan apa nan mereka cari, dalam perihal ini adalah produk Anda.

Selain pada website bisnis, prinsip user friendly juga wajib Anda terapkan pada semua jenis website.

Lantas, sebenarnya apa itu website user friendly dan apa saja kriterianya?

Mengenal Website User Friendly

User friendly adalah sebuah istilah nan merujuk pada sesuatu nan mudah untuk digunakan alias dipelajari.

Di sisi lain, meski perihal tersebut sangat canggih dan mutakhir, semua pengguna dapat mengoperasikannya dengan mudah.

Sementara itu, website mobile friendly diharapkan dapat memudahkan visitor dalam mengeksplorasi sesuatu nan ada di dalamnya. 

Konsep website mobile friendly tidak lepas dari aktivitas manusia nan selalu mencari kemudahan dalam segala hal.

Namun, dalam beberapa kasus, tetap banyak website nan apalagi susah untuk diakses lantaran tidak bisa memenuhi perbedaan latar belakang pengguna, seperti jaringan, jenis perangkat, dan sebagainya.

Nah, sebagai pemilik website (tidak terbatas pada website upaya saja), Anda kudu memikirkan betul gimana langkah membikin website nan user friendly.

Pasalnya, website user friendly sangat berpengaruh pada pengalaman pengguna ketika mengakses website Anda.

Bila visitor merasa nyaman, mereka tidak menutup kemungkinan untuk berjamu di waktu berikutnya, alias memberitahukan website Anda ke pengguna lainnya.

Dengan demikian, Anda telah mendapatkan gambaran baik jika menerapkan prinsip website nan user friendly.

Tidak hanya itu, website nan user friendly juga bakal sangat berpengaruh kepada SEO nan diterapkan, lho.

Pasalnya, algoritma search engine sekarang lebih menyukai website nan mengutamakan pengalaman pengguna dibanding website nan selalu berupaya untuk memanipulasi search engine.

Nah, untuk melengkapi pembahasan pada tulisan ini, kami juga bakal membahas apa saja kriteria website user friendly. Simak, yuk!

Baca Juga: Apakah Membuat Website Harus Bayar? Ketahui Tipsnya Berikut

Kriteria Website User Friendly

Kami telah merangkum kurang lebih sembilan kriteria nan bisa dijadikan pedoman untuk menilai user friendly alias tidaknya sebuah website.

Meski bukan menjadi pedoman resmi, setidaknya nan kami ulas di bawah sangat berasosiasi erat dengan pengguna.

Berikut ulasan lengkapnya!

1. Mobile Friendly

Semakin banyak pengguna mobile (seluler) nan mengakses internet, mempunyai website mobile friendly adalah tanggungjawab nan kudu Anda penuhi ketika mau membuatnya.

Pasalnya, menurut info dari Statista, pada tahun 2021 nomor pengguna internet mobile sudah mencapai 4,6 miliar di seluruh dunia. Fantastis.

Bila memandang pola aktivitas masyarakat di Indonesia khususnya, sebagian besar memang menjadikan perangkat mobile sebagai penunjang aktivitas internet harian mereka.

Ketika Anda tidak menyesuaikan tren ini, Anda kudu bersiap untuk dikesampingkan oleh pengguna lantaran sekarang nyaris semua website sudah mulai aware terhadap rumor mobile friendly.

Nah, untuk memandang apakah situs Anda sudah mobile friendly, Anda bisa menggunakan sebuah tool cuma-cuma besutan Google berikut https://search.google.com/test/mobile-friendly.

2. Mudah Diakses

Website nan mudah diakses ini sesederhana pengguna mengingat website Anda.

Artinya, dalam membikin website, usahakan memilih nama domain nan singkat, mudah diingat, mudah diketik (tidak menggunakan nomor alias simbol tertentu).

Meski bukan menjadi patokan tertulis, pemilihan nama domain nyatanya sangat memengaruhi pengguna untuk mengakses sebuah website, lho.

Ketika nama domain website mudah diingat, Anda apalagi hanya mengucapkannya saja, orang lain dapat mengetikkannya dengan tepat.

Selain itu, performa website juga kudu diperhatikan, ya. Salah satu aspek kemudahan website ketika diakses adalah selalu online.

Pasti Anda pernah alias sering mengakses website nan tiba-tiba error, perihal itu bisa terjadi lantaran mungkin hosting nan digunakan kurang berkualitas.

Nah, untuk menghindari perihal tersebut, Anda kudu memilih penyedia hosting terbaik dengan hati-hati. Selalu perhatikan penilaian pengguna, ya.

3. Cepat Diakses

Kecepatan juga menjadi kriteria website user friendly. Pasalnya, kecepatan website juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan. 

Bahkan pada website bisnis, kecepatan sangat memengaruhi penjualan, lho!

Nah, kami juga mendapatkan info bahwa 53% pengguna bakal meninggalkan website dengan waktu loading nan lebih dari tiga detik.

Bayangkan, dengan waktu nan sesingkat itu, pengguna tetap merasa tidak nyaman ketika mengakses sebuah website.

Untuk mengatasi perihal tersebut, ada beberapa langkah nan bisa Anda lakukan, salah satunya adalah menggunakan hosting VPS dengan performa nan tinggi, serta bisa menampung banyak kunjungan sekaligus.

Selain itu, penggunaan tema, plugin, dan besarnya ukuran media pada sebuah konten juga sangat berpengaruh terhadap loading website.

4. Struktur Website nan Jelas

Struktur nan jelas bakal memudahkan visitor dalam menemukan apa nan mereka cari, misalnya konten artikel.

Buatlah struktur website nan mudah dengan menyusun kategori konten pada website.

Ibaratnya, kategori ini sama seperti rak nan ada di perpustakaan, sehingga visitor dengan mudah menemukan konten melalui kategori dan subkategori nan jelas.

Jika website Anda mempunyai banyak konten, struktur ini bakal sangat jelas terasa fungsinya bagi Anda maupun pengunjung.

5. Navigasi nan Efektif

Navigasi adalah seperti pintu nan dapat mengalihkan visitor ke ‘ruang’ nan lain pada website Anda.

Biasanya, navigasi bakal diletakkan pada laman utama website di bagian atas (header) alias di bagian kanan (sidebar).

Pada bagian navigasi ini, biasanya Anda bakal memandang tab kategori dan subkategori nan mengarah ke konten maupun tautan tertentu.

Nah, sebuah website dikatakan user friendly andaikan pada navigasinya mempunyai struktur nan jelas dan rapi, tidak ada tautan nan error, serta menggunakan kata kunci sebagai nama menu navigasi.

Baca Juga: 5 Cara Menghasilkan Uang dari WordPress dengan Mudah!

6. Pemilihan Warna nan Jelas

Warna sangat berpengaruh terhadap visual sebuah website. Hindari menggunakan skema nan tajam alias gelap.

Apabila kombinasi warna nan digunakan seimbang dan pas, maka pengalaman pengguna pun bakal meningkat.

Bila Anda perhatikan, banyak website nan menggunakan warna dasar putih. Salah satu alasannya adalah untuk memfokuskan visitor terhadap objek tertentu.

Di sisi lain, penggunaan waran putih juga dapat menambah kesan elegan, besih, dan simpel, lho.

7. Tampilan nan Sama di Semua Peramban

Kriteria website user friendly nan selanjutnya adalah andaikan website diakses di beragam browser, maka tampilannya bakal sama.

Pada beberapa kasus, website memang mempunyai hambatan pada penampilan nan berbeda ketika diakses di browser tertentu.

Misalnya, pada browser A di perangkat mobile, website Anda bisa ditampilkan secara mobile friendly, sementara pada browser B, website tidak dapat mendukung mobile friendly.

Kalau mau mempunyai website nan mobile friendly, buatlah tampilan nan sama di beragam aplikasi peramban (browser), seperti Chrome, Safari, Microsoft Edge, Mozilla, Yandex, dan sebagainya.

Namun, kami juga memahami bahwa keahlian setiap pengguna sangatlah berbeda. 

Maka dari itu, kami menawarkan solusi terbaik ialah dengan menggunakan jasa pembuatan website dari Bikin Website.

Konsultasi Website di Sini, GRATIS!

Tidak hanya mempunyai website dengan tampilan nan sama di semua browser, Anda juga bakal mempunyai website nan sangat user friendly.

Dengan biaya mulai dari Rp84.000 saja, Anda bisa memilih spesifikasi, jenis website, hingga tampilan nan responsif.

Bila Anda berminat, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu. Gratis, kok!

8. Form nan Simpel

Setiap website upaya pasti menginginkan leads agar bisa membikin strategi pemasaran.

Maka dari itu, tidak jarang jika website semacam ini pasti mempunyai form unik dan meminta visitor mengisinya dengan nama, email, dan sebagainya.

Namun, prinsip website user friendly juga kudu Anda perhatikan ketika meminta info tersebut, jangan sampai meminta info nan tidak berasosiasi dengan intent, sehingga mereka bakal mengacuhkannya.

Intinya, hindari menggunakan kolom nan terlalu banyak, mintalah info nan memang betul-betul krusial saja.

9. Judul Konten & URL nan Unik

Judul konten dapat membikin visitor tertarik untuk mengklik sebuah konten pada website Anda.

Semakin unik titel nan Anda buat, maka semakin user friendly website Anda lantaran dapat mengonversinya menjadi sebuah traffic.

Anda bisa membikin titel sesuai keinginan, termasuk clickbait. Namun, Anda juga kudu memperhatikan seberapa berbobot konten Anda di mata mereka.

Nah, agar tujuan tersebut bisa dicapai, pastikan juga jika Anda membikin URL nan pendek alias bakal lebih baik jika mengandung kata kunci, lantaran perihal hal itu bakal memudahkan baik search engine dan tentunya pengunjung.

Baca Juga: Cara Membuat Website Banyak Pengunjung

Apakah Website Anda Sudah User Friendly?

Itulah kesembilan kriteria website user friendly nan sebaiknya Anda penuhi jika mau membikin website, alias apalagi sudah memilikinya.

Nah, dari kesembilan kriteria di atas, sudahkah website Anda memenuhinya? Jika belum, silakan berkomentar di bawah, ya!

Kami bakal menghubungi Anda untuk menemukan solusinya.

Selengkapnya
Sumber Bikin Website Wordpres
Bikin Website Wordpres